Rabu, 11 Februari 2009

Puisi Erik Maringan Halomoan


Tentang Bunga Tulip
Sesaat aku berhenti di perkampungan sunyi

Karena pelangi yang dikelilingi awan gelap

Seakan ingin mengajakku,
Detak jam hanya berhenti sesaat
Aku kembali telusuri jalan yang berliku
Kembali ke suatu malam yang sepi
Mencapai sebuah jemu
Saat ini aku mengajakmu dengan sajak-sajak cinta
Berharap kau memupuk awan yang layu karena sepi
Di taman aku menggerogoti mimpiku
Menghadap sebuah bunga tulip yang lama berharap kupetik
Yang kemudian tenggelam dalam khayalku.
Desember, 2008

Aku Melihat Wajahmu di Antara Dedaunan

Aku melihat wajahmu di antara dedaunan
Dan ranting patah yang menghiasi mimpiku
Kau menanamkan mahabah ditaman yang sudah kutinggalkan
Tuk memilih jalan yang berliku
Mencari mestika diantara bebatuan
Yang sulit aku temukan
Januari, 2009
Reaksi: